Thursday, October 4, 2018

Belajar Mikrotik - Konfigurasi DHCP Server

Konfigurasi DHCP Server di MikroTik via Winbox

Jumpa lagi di blog saya kali ini saya ingin memperlihatkan konfigurasi membuat DHCP Server di mikrotik via winbox.

1. Login ke mikrotik via winbox.
2. Ubah nama tiap interface agar memudahkan saat konfigurasi.


3. Beri IP Address di setiap interfaces.



4. Tambah IP DNS.


5. Buat firewall NAT-nya.



6. Tambah IP Route.


7. Test ping melalui tab "new terminal" jika terhubung internet maka akan menerima reply.
8. Buat IP DHCP Server untuk eth2 dan eth3 agar client ditiap eth mendapatkan IP secara otomatis.
Dimulai dari eth2.

Lakukan juga hal yang sama untuk eth3.


9. Test apakah client mendapatkan IP dari DHCP Server pada eth2.


10. Untuk eth3, pindahkan kabel lan ke port 3 yg merupakan interface eth3 lalu lakukan hal yang sama seperti di eth2.


11. Itulah konfigurasi dasar mikrotik melalui winbox.

Standarisasi Wireless LAN 802.11

Pengertian & Standarisasi Wireless LAN IEEE802.11



Jumpa lagi di blog saya kali ini saya akan membahas tentang standarisai jaringan wireless yaitu IEEE802.11. IEEE802.11 adalah serangkaian spesifikasi kendali akses medium dan lapisan fisik untuk mengimplementasikan komunikasi komputer wireless local area network di frekuensi 2.4, 3.6, 5, dan 60 GHz. Mereka diciptakan dan dioperasikan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers. Versi dasar dirilis tahun 1997 dan telah melalui serangkaian pembaruan dan menyediakan dasar bagi produk jaringan nirkabel Wi-Fi.


Dibawah ini adalah beberapa standar wifi yang paling umum yaitu:


Standarisasi IEEE 802.11a 
Standard IEEE 802.11a bekerja pada frekuensi 5 GHz mengikuti standard dari UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Teknologi IEEE 802.11a tidak menggunakan teknologi spread-spectrum melainkan menggunakan standar frequency division multiplexing (FDM). Mampu mentransfer data hingga 54 Mbps


Standarisasi IEEE 802.11b 
Standar 802.11b saat ini yang paling banyak digunakan satu. Menawarkan thoroughput maksimum dari 11 Mbps (6 Mbps dalam praktik) dan jangkauan hingga 300 meter di lingkungan terbuka. Ia menggunakan rentang frekuensi 2,4 GHz, dengan 3 saluran radio yang tersedia. Transmisi data 5,4 hingga 11 Mbps


Standarisasi IEEE 802.11g 
Standar 802.11g menawarkan bandwidth hingga 54Mbps pada rentang frekuensi 2,4 GHz. Standar 802.11g mundur-kompatibel dengan standar 802.11b, yang berarti bahwa perangkat yang mendukung standar 802.11g juga dapat bekerja dengan 802.11b.


Standarisasi IEEE 802.11nStandar 802.11n menawarkan bandwidth hingga 300Mbps pada rentang frekuensi 2,4 dan 5 GHz. 


Standarisasi IEEE 802.11ac
Standar 802.11ac adalah yang terbaru saat ini. 802.11ac menawarkan bandwidth hingga 1300Mbps pada rentang frekuensi 5 GHz.

Itulah pembahasan singkat tentang standarisai jaringan wireless IEEE802.11, semoga bermanfaat dan jumpa lagi di artikel berikutnya.

Speksifikasi Tenda AC6 WI-FI Dual Band

Tenda AC6 WI-FI Dual Band

AC6 adalah Router WiFi Dual-band Canggih dengan sinyal kuat dan performa stabil. Alat ini mendukung standar Wi-Fi 802.11ac generasi ke-5 dan kecepatan dual band secara serentak hingga 1167Mbps.

kelebihan standar WI-FI 802.11ac dibandingkan standar WI-FI yang lain.

PROTOKOL
DATA RATE
FREKUENSI
802.11a
54Mbps
5 GHz
802.11b
11Mbps
2,4 GHz
802.11g
54Mbps
2,4 GHz
802.11n
100-500 Mbps
2,4 & 5 GHz
802.11AC
1300 Mbps (1,3 Gbps)
5 GHz


CPU 900MHz dari Broadcom menawarkan performa yang cepat & stabil. AC6 memiliki kemampuan 2x menembus dinding daripada router normal dengan amplifier daya yang terpisah, teknologi beamforming + Canggih dan 4x antena 5dBi HG.

Contoh Antena Wireless

Jenis-Jenis Antena Wireless

1. Antena Grid

Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya. 
  • Posisi vertikal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih RAPAT atau SEMPIT dengan daya jangkauan yang lebih jauh. 
  • Posisi horizontal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih LEBAR dengan daya jangkauan yang lebih pendek dibandingkan dengan posisi vertikal.

Kelebihan posisi vertikal adalah jangkauan yang jauh tetapi kekurangannya beam nya sangat kecil sehingga saat pointing harus benar-benar pas dan butuh kesabaran yang tinggi.

Kelebihan posisi horizontal adalah beam-nya besar sehingga tidak susah untuk pointing tetapi kekurangannya adalah mudah terkena interfensi dan jarak jangkauannya kurang jauh.


2. Antena Sectoral

Antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectoral,yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links.dapat menampung hingga 5 client.beberapa antena sectoral di buat tegak lurus dan ada juga yang horizontal.
Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.



Kelebihan

  • Relative berbiaya rendah
  • Relative lebih aman
  • Reabilitas
Kekurangan
  • Kurang fleksibel jika ada ekspansi
  • Mobilitas yang kurang
  • Kelemahan pada konfigurasi

3. Antena Omnidirectional

Antena omnidirectoral  yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama,untuk menghasilkan cakupan area yang luas, antena  dengan daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derajat. 

Kelebihan
  • Dapat melayani jumlah pengguna lebih banyak
  • Daya lebih luas
  • Mempunyai frekuensi jaringan sampai 3600
Kekurangan

  • Pengalokasian frekuensi untuk tiap sel agar tidak terjadi interferensi
  • Penggunaan dan penghamburan energi yang besar dalam proses membroadcast 3600
  • Proses konneksi ke internetnya lama, karna terlalu banyak membagi-bagi sinyal di 360tersebut

4. Antena Wajan Bolik

Antena wajan bolik dapat digunakan untuk memperkuat sinyal Hotspot (seperti Mall, Kampus, Kafe, Pusat kota atau tempat yang menyediakan "FREE HOTSPOT/HOTSPOT AREA") dengan jangkauan Hotspot s/d 1 km (tanpa halangan seperti gedung tingkat atau kondisi geografis).

Kelebihan
  • Jaringan lebih cepat daripada modem
  • Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak
  • Murah
Kelemahan
  • Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
  • Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
  • Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal
  • Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasi ulang berkali-kali


5. Antena Yagi

Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang.

Kelebihan
  • Penguatan dapat diatur sesuai kebutuhan
  • Penggunakan perinsip antena direksional
  • Biasa digunakan pada frekuensi tinggi
Kekurangan
  • Bahan untuk merangkai cukup banyak
  • Pembuatan dan perhitungan relative sulit