Saturday, October 20, 2018

Observasi Frekuensi Menggunakan 4 Wireless Tools Mikrotik

Observasi Frekuensi Wireless Menggunakan Tools di Mikrotik


Jumpa lagi di blog saya kali ini saya ingin mengobservasi frekuensi menggunakan 4 wireless tools mikrotik. Sebelum masuk ke tahap pengujian ada baiknya kita tau apa itu wireless dan frekuensi.
Wireless jika di arti katanya dapat diartikan “tanpa kabel”, yaitu melakukan suatu hubungan telekomunikasi menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel. Saat ini teknologi wireless sudah berkembang pesat, dapat dilihat dengan semakin banyaknya yang menggunakan telepon sellular, selain itu berkembang juga teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet. Dengan menggunakan wireless maka komunikasi antar komputer bisa dilakukan tanpa media penguhubung fisik seperti kabel tembaga atau kabel Fiber Optik.

Frekuensi dalam Wireless LAN ialah radio frekuensi yang membutuhkan media rambat yang juga harus bersih atau tanpa gangguan. Gangguan bisa berupa halangan seperti pohon,gedung,tembok,kaca atau interferensi frekuensi dari perangkat lain di sekitarnya. Agar terbentuk link wireless yang bagus, gangguan ini harus dihindari. hal pertama yang harus dilakukan dilakukan adalah site survey terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi lapangan secara fisik maupun penggunaan frekuensi yang sudah ada. Misalnya, adanya halangan berupa bukit, gedung, pohon, tembok, kaca dsb yang harus dihindari. Kita harus mengetahui juga frekuensi - frekuensi yang ada disekitar. jadi nantinya bisa dihindari penggunaanya agar tidak interferensi/overlapping. 
Alokasi frekuensi sudah diatur dalam regulasi di setiap wilayah dan negara. Di Indonesia, untuk keperluan wireless LAN sudah dalokasikan dalam ISM Band pada frekuensi 2,4GHz. Lebih detail nya, untuk 2,4GHz dibagi dalam beberapa channel dengan lebar channel masing - masing 22MHz.
Di mikrotik, tiap channel ditampilkan dengan nilai tengah frekuensi-nya. Misal pada band 2,4GHz, channel1 = 2412 ,dsb.

Ada beberapa tool yang bisa digunakan untuk observasi frekuensi pada mikrotik.

1. Tool Scanner

Tool ini berguna untuk mengetahui SSID, Channel, Signal Strenght, Noise Floor, SNR, Radio Name, dan RouterOS Version.
Menggunakan Frekuensi 2427 (channel 4)

Menggunakan Frekuensi 2462 (channel 11)

Keterangan;

  • Channel width : berguna untuk menentukan kapasitas maximum data yang bisa dilalui dalam 1 channel.
  • Signal Strenght : Semakin kuat sinyal maka semakin baik konektivitasnya. Semakin mendekati positif semakin bagus.
  • Noise floor : adalah noise / besarnya gangguan freq… value makin dekat ke -100 makin bagus makin dekat ke 0 makin buruk.
  • Signal to Noise Ratio (SNR) adalah rasio perbandingan antara sinyal yang diterima dengan gangguan sekitar dengan satuan desibel (dB). Semakin besar semakin baik.
  • SSID (Service set identifier) : adalah tempat mengisikan nama dari access point yang akan di setting.

2. Tool Frequency Usage 

Tool ini berfungsi untuk melakukan scanning penggunaan frekuensi disekitar perangkat mikrotik anda. Frequency Usage akan menampilkan beban penggunaan masing-masing frekuensi apakah banyak digunakan apa sepi pengguna. Sehingga kita dapat menentukan frekuensi mana yang tidak terlalu ramai penggunanya untuk mengurangi interferensi.
Menggunakan Frekuensi 2427 (channel 4)

Menggunakan Frekuensi 2462 (channel 11)

Keterangan;

  • Usage : Menampilkan banyaknya perangkat wireless yang menggunakan frekuensi itu. Semakin sedikit semakin baik.

3. Tool Snopper

Dengan menggunakan Snooper tool maka bisa diketahui load dan besar traffic tiap frequensi dengan informasi yang lebih mendetail. Snooper dapat menampilkan info Access Point, jumlah Station dan Client nya, sinyal, serta masing-masing bandwidth nya.
Menggunakan Frekuensi 2427 (channel 4)

Menggunakan Frekuensi 2462 (channel 11)

Keterangan;

  • bandwidth : yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik (bps).
  • Station : yaitu banyaknya perangkat (client) yang terhubung ke perangkat wireless.


4. Tool Sniffer

Packet Sniffer adalah tool yang disediakan dalam Mikrotik untuk menangkap dan menyadap paket-paket yang berjalan di jaringan. Tool ini sangat berguna untuk menganalisa trafik jaringan kita.
Menggunakan Frekuensi 2427 (channel 4)

Menggunakan Frekuensi 2462 (channel 11)

Keterangan;
  • Rate : Menampilkan kecepatan transfer data dalam satuan Mega bit per second (Mbps).
  • Dst Address : Menampilkan MAC address dari perangkat yang menerima data.
  • Src Address : Menampilkan MAC address dari perangkat yang mengirim data.
  • Type : Menampilkan jenis dari data yang dikirim, misalkan ack (acknowledgment).


Kesimpulan dari observasi ini ialah, sangat penting untuk mengetahui frekuensi apa yang akan digunakan agar terhindar dari interferensi, rekomendasi terbaik adalah memilih frekuensi yang paling sedikit digunakan. Oleh sebab itu kita dapat memanfaatkan beberapa tools yang disediakan oleh mikrotik.

Itu saja yang dapat saya bagikan sampai jumpa di postingan berikunya.

No comments:

Post a Comment